Minggu, 05 Desember 2010

Hadis-Hadis tentang Mayyit


501 - Hadits riwayat Ummi Athiyyah ra., ia berkata: Rasulullah saw. mengambil janji kami saat bai`at, yaitu agar kami tidak meratapi mayit. Hanya lima wanita yang ikut bai`at saat itu; Ummu Sulaim, Ummul `Ala, puteri Abi Sabrah (isteri Mu'adz) atau puteri Abi Sabrah dan isteri Mu'adz

502 - Hadits riwayat Umi Athiyyah ra. ia berkata: Kami (kaum wanita) dilarang mengiringkan jenazah dan tidak diwajibkan atas kami

503 - Hadits riwayat Ummi Athiyyah ra. ia berkata: Nabi saw. masuk ke tempat kami, ketika kami sedang memandikan puteri beliau. Beliau bersabda: Mandikanlah dia tiga kali, atau lima kali atau lebih banyak lagi bila menurut kalian hal itu perlu, dengan air dan daun bidara. Dan pada basuhan terakhir bubuhkanlah kapur barus atau sedikit kapur barus. Kalau kalian sudah selesai, beritahukanlah kepadaku. Ketika kami selesai, kami memberitahu beliau, lalu beliau melempar kain beliau kepada kami seraya bersabda: Pakaikanlah ini padanya

504 - Hadits riwayat Khabbab bin Al Arat ra. ia berkata: Kami hijrah bersama Rasulullah saw. di jalan Allah, demi mengharapkan ridha Allah, maka sudah sawajarnya pahala kami dipenuhi oleh Allah. Di antara kami ada orang-orang yang sama sekali tidak sempat merasakan ganjaran-Nya (di dunia), seperti Mush'ab bin Umair. Dia terbunuh pada perang Uhud. Padanya tidak ditemukan sesuatupun untuk mengkafani dirinya, kecuali sehelai selimut. Apabila kami tutupkan selimut itu pada kepalanya, maka kedua kakinya keluar (tidak tertutup) dan kalau selimut itu kami tutupkan pada kedua kakinya, kepalanyalah yang keluar. Lalu Rasulullah saw. bersabda: Tutupkanlah selimut itu di kepalanya, sedangkan kedua kakinya tutupilah dengan idzkhir (sejenis rerumputan yang harum baunya). Namun, di antara kami ada pula orang-orang yang memiliki buah-buahan yang matang, lalu dia dapat memetiknya (berkesempatan merasakan ganjaran-Nya di dunia)

505 - Hadits riwayat Aisyah ra. ia berkata: Rasulullah saw. dikafani dalam tiga lapis kain tenun putih yang terbuat dari kapas, tanpa ada baju ataupun sorban. Adapun tentang selimut Yaman, orang-orang keliru mengira. Memang selimut Yaman itu dibeli dan sedianya dimaksudkan untuk mengkafani beliau, tetapi selimut itu ditinggalkan dan beliau dikafani dalam tiga lapis kain tenun putih. Lalu selimut itu diambil oleh Abdullah bin Abu Bakar. Ia berkata: Aku akan menyimpannya untuk mengkafani diriku nanti. Namun, kemudian ia berkata: Andaikata Allah meridhainya bagi Nabi-Nya, tentu Dia mengkafani beliau dalam selimut itu. Lalu Abdullah menjualnya dan mensedekahkan uang hasil penjualannya

506 - Hadits riwayat Aisyah Ummul mukminin ra. ia berkata: Seluruh tubuh Rasulullah saw. ditutupi, ketika beliau wafat, dengan kain Hibarah (jenis kain buatan Yaman)

507 - Hadits riwayat Abu Hurairah ra. Dari Nabi saw. beliau bersabda: Percepatlah penyelenggaraan jenazah! Karena, jika jenazah itu baik, maka sudah sepantasnya kalian mempercepatnya menuju kebaikan. Dan kalau tidak demikian (tidak baik), maka jenazah itu adalah keburukan yang kalian letakkan dari leher-leher kalian (melepaskan dari tanggungan kalian)

508 - Hadits riwayat Abu Hurairah ra. ia berkata: Rasulullah saw. bersabda: Siapa saja menghadiri jenazah sampai jenazah itu di shalati, maka dia mendapatkan satu qirath. Dan barang siapa menghadirinya sampai jenazah itu dikuburkan, maka dia mendapatkan dua qirath. Ada yang bertanya: Apakah dua qirath itu? Rasulullah saw. bersabda: Sama dengan dua gunung yang besar

509 - Hadits riwayat Tsauban ra. maula Rasulullah saw. berkata: Rasulullah saw. bersabda: Siapa saja menyalati jenazah, maka dia mendapatkan satu qirath. Jika dia menghadiri penguburannya, maka dia mendapatkan dua qirath. Satu qirath sama dengan Uhud

510 - Hadits riwayat Anas bin Malik ra. ia berkata: Iring-iringan membawa jenazah lewat, lalu orang-orang memuji jenazah sebagai orang baik, maka Nabi saw. bersabda: Wajib, wajib, wajib. Lalu lewat pula iringan jenazah lain, orang-orang mengatakan jenazah itu orang jahat, Nabi saw. pun bersabda: Wajib, wajib, wajib. Umar berkata: Menjadi penebusmu, ayah dan ibuku! Ada iringan jenazah lewat dan orang-orang memujinya sebagai orang baik, lalu engkau mengatakan: Wajib, wajib, wajib. Lewat pula iringan jenazah lain yang disifati sebagai orang jahat, lalu engkau mengatakan: Wajib, wajib, wajib. Apa artinya itu? Rasulullah saw. bersabda: Orang yang kalian puji sebagai orang baik, maka wajib baginya surga, sedangkan orang yang kalian katakan sebagai jahat, maka wajib baginya neraka. Kalian adalah para saksi Allah di bumi. Kalian adalah para saksi Allah di bumi. Kalian adalah para saksi Allah di bumi

511 - Hadits riwayat Abu Qatadah bin Rub`iy ra. ia berkata: Pernah lewat kehadapan Rasulullah saw. jenazah, lalu beliau bersabda: Yang beristirahat dan yang diistirahatkan darinya. Para shahabat bertanya: Ya Rasulullah! Apakah yang beristirahat dan yang diistirahatkan darinya itu? Rasulullah saw. bersabda: Hamba yang beriman itu beristirahat dari kepayahan dunia. Sedangkan orang jahat, bisa membuat istirahat para hamba, negara, pepohonan dan hewan (semua merasa tenteram dari kejahatannya)

512 - Hadits riwayat Abu Hurairah ra. bahwa: Rasulullah saw. mengumumkan kepada kaum muslimin kemangkatan Raja Najasyi, lalu beliau keluar menuju ke tempat shalat bersama kaum muslimin dan bertakbir empat kali

513 - Hadits riwayat Jabir bin Abdullah ra. ia berkata: Bahwa Rasulullah saw. melakukan shalat atas Ashamah An Najasyi, beliau bertakbir empat kali

514 - Hadits riwayat Abdullah bin Abbas ra. ia berkata: Bahwa Rasulullah saw. menyalati mayit di atas kubur, sesudah mayit dikubur. Beliau bertakbir empat kali

515 - Hadits riwayat Abu Hurairah ra. ia berkata: Bahwa ada seorang perempuan hitam yang biasa menyapu masjid. Pada suatu hari, Rasulullah saw. merasa kehilangan dia (tidak menjumpainya). Lalu beliau menanyakannya. Para shahabat menjawab: Dia sudah meninggal dunia. Rasulullah saw. menegur: Kenapa kalian tidak memberitahukan kepadaku? Seakan-akan para shahabat menganggap kecil urusannya. Kemudian Rasulullah saw. bersabda: Tunjukkanlah kuburnya kepadaku. Setelah ditunjukkan, beliau menshalati kemudian beliau bersabda: Sungguh, kubur itu penuh kegelapan bagi penghuninya. Dan Allah meneranginya sebab shalatku atas mereka

516 - Hadits riwayat Amir bin Rabi`ah ra. ia berkata: Rasulullah saw. bersabda: Apabila kalian melihat jenazah, maka berdirilah karenanya, sampai jenazah itu lewat meninggalkan kalian atau diletakkan dalam kubur

517 - Hadits riwayat Abu Sa`id ra. ia berkata: Rasulullah saw. bersabda: Apabila kalian mengiringi jenazah, maka janganlah kalian duduk sebelum jenazah itu diletakkan

518 - Hadits riwayat Jabir bin Abdulullah ra. ia berkata: Ada jenazah lewat, lalu Rasulullah saw. berdiri karenanya. Kamipun ikut berdiri bersama beliau. Kemudian kami berkata: Ya Rasulullah! Jenazah itu adalah orang Yahudi. Rasulullah saw. bersabda: Kematian itu menggetarkan. Karena itu, apabila kalian melihat jenazah, maka berdirilah

519 - Hadits riwayat Qais bin Sa`ad ra. Dari Ibnu Abi Laila bahwa ketika Qais bin Sa`ad ra. dan Sahl bin Hunaif ra. sedang berada di Al Qadisiyah, tiba-tiba ada jenazah diusung melewati mereka, maka merekapun berdiri. Lalu ada yang mengatakan: Jenazah itu adalah termasuk penduduk tanah tersebut (yakni orang kafir). Mereka berdua berdiri dan berkata: Dulu, Rasulullah saw. pernah dilewati usungan jenazah, lalu beliau berdiri. Ketika dikatakan: Jenazah itu Yahudi. Rasulullah saw. bersabda: Bukankah dia juga manusia?

520 - Hadits riwayat Samurah bin Jundab ra. ia berkata: Aku shalat di belakang Nabi saw. dan beliau menyalati Ummi Ka`ab yang meninggal dunia dalam keadaan nifas. Rasulullah saw. berdiri di arah tengah

521 - Hadits riwayat Abu Sa`id Al Khudhri ra. ia berkata: Nabi saw. bersabda: Tidak ada Kewajiban zakat pada hasil bumi yang kurang dari lima Wasaq (tiga-ratus sha'), tidak ada Kewajiban zakat pada unta yang kurang dari lima ekor, tidak ada kewajiban zakat pada perak yang kurang dari lima uqiyah

522 - Hadits riwayat Abu Hurairah ra. bahwa: Rasulullah saw. bersabda: Tidak ada kewajiban zakat budak dan kuda bagi orang Muslim

523 - Hadits riwayat Abu Hurairah ra. ia berkata: Rasulullah saw. mengutus Umar untuk menarik zakat. Lalu dikatakan, bahwa Ibnu Jamil, Khalid bin Al Walid dan Al Abbas, paman Nabi saw. tidak mau mengeluarkan zakat. Mendengar itu Rasulullah saw. bersabda: Penolakan Ibnu Jamil tidak lain hanyalah pengingkaran terhadap nikmat, dulu dia melarat, lalu Allah menjadikannya kaya. Adapun Khalid, maka kalianlah yang menganiaya Khalid. Dia telah menyimpan baju besi dan peralatan perangnya demi perjuangan di jalan Allah. (Para penarik zakat meminta kepada Khalid agar mengeluarkan zakat dari peralatan perangnya. Mereka mengira, peralatan itu barang dagangan yang harus dikeluarkan zakatnya. Khalid berkata: Aku tidak wajib memberikan zakat kepada kalian. Itulah sebabnya, mereka melapor kepada Rasulullah saw. bahwa Khalid menolak mengeluarkan zakat). Sedangkan Al Abbas, maka zakatnya menjadi tanggunganku begitu pula zakat semisalnya (yakni aku telah meminjam darinya zakat dua tahun). Kemudian beliau bersabda: Hai Umar! Tidakkah engkau merasa bahwa paman seseorang itu ayahnya?

524 - Hadits riwayat Ibnu Umar ra. bahwa: Rasulullah saw. mewajibkan zakat fitrah dari bulan Ramadhan kepada manusia, yaitu satu sha` (gantang) kurma atau satu sha` gandum. Kewajiban itu menyeluruh kepada orang-orang Islam, baik yang merdeka atau budak, pria maupun wanita

525 - Hadits riwayat Abu Sa`id Al Khudhri ra. ia berkata: Kami selalu mengeluarkan zakat fitrah satu sha` makanan, atau satu sha` gandum, atau satu sha` keju, atau satu sha` anggur

526 - Hadits riwayat Ibnu Umar ra. bahwa: Rasulullah saw. memerintahkan agar zakat fitrah diberikan sebelum orang-orang pergi untuk shalat (shalat `Ied)

527 - Hadits riwayat Abu Hurairah ra. ia berkata: Rasulullah saw. bersabda: Setiap pemilik emas atau perak yang tidak mau memenuhi haknya (tidak mau membayar zakat), pasti nanti bila datang hari kiamat akan diratakan baginya lempengan-lempengan bagaikan api, lalu lempengan-lempengan itu di panaskan di dalam neraka jahannam, kemudian lambungnya diseterika dengan lempengan itu, juga dahi dan punggungnya. Setiap kali lempengan itu menjadi dingin, dipanaskan kembali. Itu terjadi pada satu hari yang lamanya sama dengan lima-puluh ribu tahun (di bumi). Hal ini berlangung terus, sampai keputusan di antara para hamba selesai. Lalu di tampakkan jalannya, boleh jadi ke surga dan boleh jadi ke neraka. Ada yang bertanya: Wahai Rasulullah! Bagaimana halnya dengan unta (yang tidak dikeluarkan zakatnya)? Rasulullah saw. bersabda: Begitu pula pemilik unta yang tidak mau memenuhi haknya. Dan di antara haknya adalah susunya pada waktu keluar. Pada hari kiamat, pasti unta-unta itu dibiarkan di padang terbuka, sebanyak yang ada, tidak tidak berkurang seekor anak untapun dari unta-untanya itu. Unta-unta itu dengan tapak-tapak kakinya menginjak-injak pemiliknya dan dengan mulutnya mereka menggigit sang pemilik itu. Setiap kali unta yang pertama telah melewatinya, maka unta yang lain kembali kepadanya. Ini terjadi dalam satu hari yang ukurannya sama dengan lima-puluh ribu tahun, sampai selesai diputuskan di antara para hamba. Lalu ditampakkan jalannya, boleh jadi ke surga dan boleh jadi ke neraka. Ada yang bertanya: Wahai Rasulullah! Bagaimana dengan sapi dan kambing? Rasulullah saw. bersabda: Demikian juga pemilik sapi dan kambing yang tidak mau memenuhi hak sapi dan kambing miliknya itu. Pada hari kiamat, tentu sapi dan kambing itu akan diumbar di suatu padang yang rata, tidak kurang seekorpun. Sapi-sapi dan kambing-kambing itu tidak ada yang bengkok, pecah, atau hilang tanduknya. Semuanya menanduk orang itu dengan tanduk-tanduknya dan menginjak-injak dengan tapak-kaki tapak-kakinya. Setiap kali lewat yang pertama, maka kembalilah yang lain. Demikian terus-menerus dalam satu hari yang ukurannya sama dengan lima-puluh ribu tahun, sampai selesai diputuskan di antara para hamba. Lalu ditampakkan jalannya, boleh jadi ke surga dan boleh jadi ke neraka. Ditanyakan: Wahai Rasullah! Bagaimana dengan kuda? Beliau bersabda: Kuda itu ada tiga macam, sebagai beban bagi seseorang, sebagai penutup bagi seseorang dan sebagai ganjaran bagi seseorang. Adapun kuda yang menjadi beban bagi seseorang, adalah kuda yang diikat dengan maksud pamer, bermegah-megahan dan memusuhi pemeluk Islam, kuda itu, bagi pemiliknya merupakan beban. Adapun yang menjadi penutup bagi seseorang, adalah kuda yang diikat oleh pemiliknya untuk keperluan perjuangan di jalan Allah, kemudian si pemilik itu tidak melupakan hak Allah yang terdapat pada punggung dan leher kuda tersebut. Kuda itu, bagi pemiliknya merupakan penutup (penghalang dari api neraka). Sedangkan kuda yang menjadi ganjaran bagi pemiliknya, ialah kuda yang diikat demi tujuan perjuangan di jalan Allah untuk masyarakat Islam, pada tanah yang subur atau taman. Apapun yang dimakan oleh kuda itu dari tanah subur atau taman tersebut, pasti dicatat untuk pemiliknya kebaikan sejumlah apa yang telah dimakan oleh kuda itu, dan dicatat pula untuk pemiliknya kebaikan sejumlah kotoran dan air kencingnya. Bila tali pengikat terputus, lalu kuda itu membedal, lari sekali atau dua kali, maka Allah akan mencatat untuk pemiliknya kebaikan sejumlah langkah-langkah dan kotoran-kotorannya. Dan jika pemilik kuda itu melewatkan kudanya pada sebatang sungai, kemudian kuda itu minum dari air sungai tersebut, padahal sebenarnya dia tidak hendak memberi minum kudanya itu, maka Allah pasti mencatat untuknya kebaikan sejumlah apa yang telah diminum oleh kudanya. Ditanyakan: Wahai Rasulullah! Bagaimana dengan keledai? Rasulullah saw. bersabda: Mengenai keledai, tidak ada sesuatupun (Wahyu) yang diturunkan kepadaku, kecuali ayat yang berdiri sendiri dan menyeluruh ini: (Barangsiapa mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat balasannya. Dan barangsiapa mengerjakan kejahatan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat balasannya)

528 - Hadits riwayat Abu Dzar ra. ia berkata: Aku menghampiri Nabi saw. yang sedang duduk di bawah bayang-bayang Ka`bah. Ketika beliau melihatku beliau bersabda: Mereka benar-benar rugi Demi Tuhan Ka`bah! Aku sampai dan duduk, tetapi tidak bisa tinggal lama, maka aku segera bertanya: Wahai Rasulullah! Demi ayah dan ibuku sebagai tebusanmu, siapakah mereka itu? Rasulullah saw. menjawab: Mereka adalah orang-orang yang paling banyak hartanya, kecuali mereka yang berbuat begini, begini dan begini (beliau memberi isyarat ke depan, ke belakang, ke kanan dan ke kiri). Mereka yang mau berbuat demikian sangatlah sedikit. Setiap pemilik unta atau sapi atau kambing yang tidak mau membayarkan zakatnya, pasti nanti pada hari kiamat hewan-hewan itu akan datang dalam keadaan lebih besar dan lebih gemuk dari asalnya. Semuanya menanduki pemiliknya dengan tanduk-tanduknya dan menginjak-injak dengan telapak kaki-telapak kakinya. Setiap kali yang lain telah selesai, datang lagi yang pertama, hingga seluruh manusia mendapat keputusan

529 - Hadits riwayat Abu Hurairah ra. bahwa: Nabi saw. bersabda: Andaikata aku mempunyai emas sebesar gunung Uhud, bahkan sampai andaikata datang lagi kepadaku gunung yang (ke dua dan) ke tiga, kemudian di samping itu aku mempunyai satu dinar. Maka yang dapat membuatku senang adalah satu dinar yang dapat aku gunakan untuk membayar hutang

530 - Hadits riwayat Abu Dzar ra. Dari Al Ahnaf bin Qais, ia berkata: Aku datang ke Madinah. Ketika sampai di suatu lingkaran yang di dalamnya terdapat beberapa orang Quraisy, tiba-tiba datang seorang lelaki yang kasar pakaiannya, kasar badannya dan buruk wajahnya, dia berhenti pada mereka, lalu berkata: Kabarkan kepada orang-orang yang menimbun harta (dan tidak mau berinfak di jalan Allah), dengan batu bara yang akan dipanaskan di dalam neraka jahannam, lalu diletakkan pada puting buah dada salah seorang di antara mereka kemudian menembus sampai tulang rawan di ujung kedua bahunya, dan diletakkan pada tulang rawan di ujung kedua bahunya hingga tembus sampai puting buah dadanya, dengan bergerak-gerak. Kata Al Ahnaf: Maka orang-orang meletakkan kepala mereka. Aku tidak melihat seorangpun di antara mereka yang menyanggahnya. Lalu orang itu pergi. Aku mengikutinya, hingga dia berhenti pada sebuah rombongan. Aku berkata: Aku tidak melihat pada mereka, kecuali ketidak sukaan terhadap apa yang engkau katakan kepada mereka. Orang itu berkata: Orang-orang itu tidak tahu apa-apa. Dulu, orang yang kucintai, Abul Qasim (Rasulullah) saw. memanggilku, lalu akupun memenuhi panggilannya. Beliau bertanya: Adakah engkau melihat gunung Uhud? Aku (orang itu) memandang matahari, memperkirakan sisa siang dan aku menyangka beliau (Rasulullah saw.) akan mengutusku untuk suatu keperluan. Akupun menjawab: Aku melihatnya. Rasulullah saw. bersabda: Tidaklah membuatku gembira seandainya aku mempunyai emas sebesar (gunung Uhud) itu yang dapat kubelanjakan seluruhnya, kecuali tiga dinar. Kemudian orang-orang itu mengumpulkan dunia. Mereka tidak memikirkam apa-apa. Kata Al Ahnaf, Aku bertanya: Ada apa rupanya engkau dengan saudara-saudaramu dari Quraisy? Kenapa engkau tidak mendatangi saja mereka dan meminta kepada mereka? Orang itu berkata: Tidak, demi Tuhanmu! Aku tidak akan meminta dunia kepada mereka dan tidak akan meminta fatwa kepada mereka tentang agama, sampai aku bertemu Allah dan Rasul-Nya

531 - Hadits riwayat Abu Hurairah ra. bahwa: Ia menyampaikan sabda Nabi saw: Allah Ta`ala berfirman: Hai anak cucu Adam! Berinfaqlah kalian, tentu Aku memberi ganti. Rasulullah saw. bersabda: Anugerah Allah itu penuh dan deras. Ibnu Numair berkata: Penuh dan deras, tidak mungkin terkurangi oleh apapun baik di waktu malam ataupun siang

532 - Hadits riwayat Jabir ra. ia berkata: Seseorang dari Bani Udzrah memerdekakan budaknya dengan menggantungkan kepada kematiannya (misalnya dengan mengatakan: Engkau merdeka, begitu aku mati). Hal itu sampai kepada Rasulullah saw. lalu beliau bertanya: Apakah engkau mempunyai harta lain? Orang itu menjawab: Tidak! Rasulullah saw. bersabda: Siapakah yang mau membelinya dariku? Nu'aim bin Abdillah Al Adawiy membelinya dengan harga delapan ratus dirham. Lalu Rasulullah saw. membawa harga jual budak itu dan menyerahkannya kepada orang tersebut (pemiliknya). Kemudian beliau bersabda: Mulailah dengan dirimu, bersedekahlah kepada dirimu. Jika ada kelebihan, maka berikanlah kepada kaum kerabatmu. Bila dari kerabatmu masih ada kelebihan, maka begini dan begini. Jabir menjelaskan: Tetangga depanmu, di kananmu dan di kirimu

533 - Hadits riwayat Anas bin Malik ra. ia berkata: Abu Thalhah adalah seorang shahabat Anshar yang paling banyak hartanya di Madinah. Dan harta yang paling dia sukai adalah kebun Bairaha yang menghadap ke mesjid. Rasulullah saw. biasa masuk ke kebun itu untuk minum airnya yang tawar. Anas berkata: Ketika turun ayat ini: (Sekali-kali kalian tidak sampai kepada kebaikan "yang sempurna" sebelum kalian menafkahkan sebagian harta yang kalian cintai). Abu Thalhah datang kepada Rasulullah saw. dan berkata: Allah telah berfirman dalam kitab-Nya: (Sekali-kali kalian tidak sampai kepada kebaikan "yang sempurna" sebelum kalian menafkahkan sebagian harta yang kalian cintai). Sedangkan harta yang paling kucintai adalah kebun Bairaha, maka kebun itu kusedekahkan karena Allah. Aku mengharapkan kebaikan dan simpanannya (pahalanya di akhirat) di sisi Allah. Oleh sebab itu, pergunakanlah kebun itu, wahai Rasulullah, sekehendakmu. Rasulullah saw. bersabda: Bagus! Itu adalah harta yang menguntungkan, itu adalah harta yang menguntungkan! Aku telah mendengar apa yang engkau katakan mengenai kebun itu. Dan aku berpendapat, hendaknya kebun itu engkau berikan kepada para kerabatmu. Abu Thalhah pun membagi kebun itu dan memberikan kepada para kerabat dan anak-anak pamannya

534 - Hadits riwayat Maimunah binti Al Harits ra. bahwa: Ia memerdekakan seorang budak pada zaman Rasulullah saw. Ketika hal itu ia tuturkan kepada Rasulullah saw, Rasululullahpun bersabda: Andaikata budak itu engkau berikan kepada bibi-bibimu, tentu lebih besar lagi pahalamu

535 - Hadits riwayat Zainab ra. ia berkata: Rasulullah saw. bersabda: Bersedekahlah kalian, wahai kaum wanita, meskipun dari perhiasan kalian! Setelah aku (Zainab) kembali kepada Abdullah, aku berkata: Engkau adalah seorang lelaki yang tidak banyak harta, sedangkan Rasulullah saw. telah memerintahkan kami untuk bersedekah. Karena itu, datanglah kepada beliau untuk menanyakan apakah cukup sedekahku kuberikan kepadamu. Jika tidak, aku akan berikan kepada selain kamu. Abdullah berkata: Engkau sajalah yang datang menemui beliau! Akupun berangkat. Ternyata di depan pintu rumah Rasulullah saw. sudah ada seorang wanita Anshar yang sama keperluannya dengan keperluanku. Rupanya pada saat itu Rasulullah saw. sedang merasa segan, maka yang keluar menemui kami adalah Bilal. Kamipun berkata kepadanya: Temuilah Rasulullah saw. beritahukanlah kepada beliau bahwa ada dua orang wanita di depan pintu yang hendak menanyakan: Apakah cukup sedekah keduanya diberikan kepada suami mereka dan kepada anak-anak yatim yang berada dalam tanggungan mereka? Tapi jangan katakan siapa kami. Lalu Bilal masuk menemui Rasulullah saw. dan bertanya kepada beliau. Rasulullah saw. bertanya: Siapakah mereka berdua? Bilal menjawab: Seorang wanita Anshar dan Zainab. Rasulullah saw. bertanya: Zainab yang mana? Bilal menjawab: Isteri Abdullah. Rasulullah saw. bersabda kepada Bilal: Mereka berdua mendapatkan dua pahala, pahala kerabat dan pahala sedekah

536 - Hadits riwayat Ummi Salamah ra. ia berkata: Aku pernah bertanya kepada Rasulullah saw.: Wahai Rasulullah! Apakah aku mendapatkan pahala bila aku memberi nafkah anak Abu Salamah, sedangkan aku tidak mau membiarkan mereka ke sana ke mari (mencari rizki), sebab bagaimanapun mereka juga anak-anakku. Rasulullah saw. bersabda: Ya, engkau mendapatkan pahala apa yang engkau nafkahkan kepada mereka

537 - Hadits riwayat Abu Mas`ud Al Badriy ra. Dari Nabi saw. beliau bersabda: Orang Islam itu apabila memberikan nafkah kepada keluarganya, sedangkan mengharapkan pahala darinya, maka nafkahnya itu menjadi sedekah baginya

538 - Hadits riwayat Asma' ra. ia berkata: Aku pernah bertanya kepada Rasulullah saw: Wahai Rasulullah! Ibuku datang kepadaku dalam keadaan senang (senang terhadap apa yang ada padaku dan meminta kepadaku). Bolehkah aku menyambung hubungan dengannya? Rasulullah saw. bersabda: Ya

539 - Hadits riwayat Aisyah ra. bahwa: Seorang lelaki datang kepada Nabi saw. dan berkata: Wahai Rasulullah! Ibuku meninggal dunia mendadak dan tidak sempat berwasiat. Tetapi aku menduga, andaikata dia bisa berbicara, tentu dia menyuruh bersedekah. Apakah dia mendapatkan pahala jika aku bersedekah untuknya? Rasulullah saw. bersabda: Ya

540 - Hadits riwayat Abu Musa ra. Dari Nabi saw. beliau bersabda: Pada setiap muslim terdapat sedekah. Ditanyakan: Apa pendapatmu jika dia tidak menemukan sesuatu (untuk bersedekah)? Rasulullah saw. bersabda: Dia bekerja dengan kedua tangannya, sehingga dia dapat memberi manfaat dirinya dan bersedekah. Ditanyakan pula: Apa pendapatmu, jika dia tidak mampu? Rasulullah saw. bersabda: Dia bisa membantu orang yang membutuhkan pertolongan. Ditanyakan lagi: Apa pendapatmu, bila tidak sanggup? Rasulullah saw. bersabda: Dia bisa memerintahkan kebaikan. Masih ditanyakan lagi: Apa pendapatmu jika dia tidak melakukannya? Rasulullah saw. bersabda: Dia dapat menahan diri dari berbuat jelek. Itu adalah sedekah

541 - Hadits riwayat Abu Hurairah ra. ia berkata: Nabi saw. bersabda: Setiap persendian manusia, padanya terdapat sedekah setiap hari ketika terbit matahari. Selanjutnya beliau bersabda: Bertindak adil di antara dua orang adalah sedekah, membantu seseorang naik keatas hewan tunggangannya atau menaikkan barang-barangnya ke atas punggung hewan tunggangnya adalah sedekah. Rasulullah saw. juga bersabda: Kalimat thayyibah (perkataan yang baik) adalah sedekah, setiap langkah menuju shalat adalah sedekah, dan menyingkirkan sesuatu yang bisa membahayakan dari jalan adalah sedekah

542 - Hadits riwayat Abu Hurairah ra. ia berkata: Rasulullah saw. bersabda: Setiap hari di mana para hamba memasuki waktu pagi, pasti ada dua malaikat yang turun. Satu di antara keduanya berkata: Ya Allah, berikanlah ganti kepada orang yang berinfaq (menggunakan harta untuk beribadah, untuk kepentingan keluarga, tamu, untuk bersedekah dan sebagainya). Sedangkan yang satu lagi berkata: Ya Allah, berikanlah kerusakan (kerugian) kepada orang yang tidak mau berinfaq

543 - Hadits riwayat Haritsah bin Wahab ra. ia berkata: Aku pernah mendengar Rasulullah saw. bersabda: Bersedekahlah kalian! karena, sudah semakin dekat saat di mana seorang lelaki berjalan membawa sedekahnya, lalu orang yang hendak diberi sedekah berkata: Andaikata sedekahmu itu engkau bawa kepadaku kemarin, tentu aku menerimanya. Adapun sekarang, maka aku tidak lagi membutuhkannya. Lelaki itu tidak menemukan orang yang mau menerima sedekahnya

544 - Hadits riwayat Abu Musa ra. Dari Nabi saw. beliau bersabda: Pasti akan datang kepada manusia, suatu zaman di mana seorang lelaki berkeliling membawa sedekah emas, tetapi tidak menemukan seorangpun yang mau mengambilnya. Dan terlihat seorang pria diikuti oleh empat-puluh orang wanita yang berlindung kepadanya, disebabkan sedikitnya kaum pria dan banyaknya kaum wanita

545 - Hadits riwayat Abu Hurairah ra. bahwa: Rasulullah saw. bersabda: Hari kiamat tidak akan terjadi sebelum harta menjadi banyak dan melimpah, sehingga ada seseorang yang hendak mengeluarkan zakat hartanya, tetapi tidak dapat menemukan seorangpun yang mau menerimanya, dan sehingga tanah Arab kembali menjadi padang penggembalaan dan sungai

546 - Hadits riwayat Abu Hurairah ra. ia berkata: Rasulullah saw. bersabda: Seseorang yang memberikan sedekah dari harta yang baik -Allah tidak menerima kecuali yang baik-, pasti Allah yang Maha Pengasih akan menerima sedekah itu dengan tangan kanan-Nya, meskipun sedekah itu hanya berupa sebuah korma. Lalu, di tangan Allah yang Maha Pengasih, sedekah itu bertambah-tambah sehingga menjadi lebih besar daripada gunung, sebagaimana seseorang di antara kalian membesarkan anak kudanya atau anak untanya

547 - Hadits riwayat Adiy bin Hatim ra. ia berkata: Aku mendengar Nabi saw. bersabda: Barangsiapa di antara kalian sanggup menutup diri dari neraka meskipun hanya degan separoh kurma, maka hendaklah dia melakukannya

548 - Hadits riwayat Abu Mas`ud ra. ia berkata: Ketika kami diperintahkan untuk bersedekah. Kami menjadi kuli angkut (dan kami bersedekah dari upah pekerjaan itu). Abu 'Aqiel bersedekah dengan setengah sha`. Ada pula orang membawa sedekah sedikit lebih banyak dari Abu `Aqiel. Orang-orang munafik berkata: Sungguh, Allah tidak butuh sedekah orang ini. Orang ini melakukan hal itu hanyalah dengan maksud pamer. Lalu turunlah ayat: "(Orang-orang munafik" yaitu orang-orang yang mencela orang-orang mukmin yang memberi sedekah dengan sukarela dan mencela orang-orang yang tidak mendapatkan "sesuatu untuk disedekahkan" selain sekedar jerih payahnya)

549 - Hadits riwayat Abu Hurairah ra. ia berkata: (Rasulullah saw.) bersabda: Ingatlah! Bahwa seseorang yang memberikan unta perah kepada anggota keluarganya, yang bisa menghasilkan sepanci besar susu setiap keluar di pagi dan sore, pahalanya sungguh sangat besar

550 - Hadits riwayat Abu Hurairah ra. Dari Nabi saw. bahwa beliau melarang beberapa hal dan bersabda: Barangsiapa memberi pinjaman unta, unta itu akan memasuki waktu pagi dengan sedekah dan memasuki waktu sore dengan sedekah, yakni susunya di pagi hari dan di sore hari itu

551 - Hadits riwayat Abu Hurairah ra. Dari Nabi saw. beliau bersabda: Perumpamaan orang yang berinfaq dan orang yang bersedekah, adalah bagaikan seorang lelaki yang mengenakan dua jubah atau dua baju besi mulai dadanya sampai ke atas. Apabila orang yang berinfaq hendak berinfaq (dalam riwayat lain: Apabila orang yang bersedekah hendak bersedekah) maka baju itu menjadi longgar padanya. Dan kalau orang bakhil hendak berinfak, maka baju itu menjadi sesak dan terasa kecil, sehingga dapat menutupi jari-jarinya dan menghapus jejaknya. Lalu ia berkata: Kata Abu Hurairah ra.: Kemudian Nabi berkata: Orang yang bakhil ingin melonggarkan pakaiannya, tetapi tidak bisa longgar

552 - Hadits riwayat Abu Hurairah ra. Dari Nabi saw. beliau bersabda: Seorang lelaki berkata: Aku akan memberikan sedekah pada malam ini. Lalu dia keluar membawa sedekahnya dan meletakkannya di tangan seorang wanita pezina. Orang-orang pada membicarakan: Tadi malam, seorang wanita pezina mendapatkan sedekah. Lelaki itu mengucap: Ya Allah, hanya bagi-Mu segala puji! Sedekahku jatuh pada wanita pezina. Aku akan bersedekah lagi. Dia keluar membawa sedekahnya dan meletakkannya di tangan orang kaya. Keesokan harinya, orang-orang membicarakan: Sedekah diberikan kepada orang kaya. Orang itu mengucap: Ya Allah, hanya bagi-Mu segala puji. Sedekahku jatuh pada orang kaya. Aku akan bersedekah lagi. Diapun keluar dengan membawa sedekah dan meletakkannya di tangan pencuri. Esoknya orang-orang membicarakan: Sedekah diberikan kepada pencuri. Orang itu mengucap: Ya Allah, hanya bagi-Mu segala puji! Sedekahku ternyata jatuh pada wanita pezina, pada orang kaya dan pada pencuri. Lalu dia didatangi dan dikatakan kepadanya: Sedekahmu benar-benar telah diterima. Boleh jadi wanita pezina itu akan menghentikan perbuatan zinanya, karena sedekahmu, orang kaya (yang diberi sedekah) bisa mengambil pelajaran dan mau memberikan sebagian apa yang telah dianugerahkan oleh Allah kepadanya. Dan mungkin saja si pencuri menghentikan perbuatan mencurinya, karena sedekahmu

553 - Hadits riwayat Abu Musa ra. Dari Nabi saw. beliau bersabda: Bendahara muslim dan terpercaya adalah yang melaksanakan (mungkin juga beliau bersabda: memberikan) apa yang diperintahkan, -dia memberikannya secara sempurna dan banyak, dilandasi jiwa yang baik, lalu dia serahkan kepada orang yang diperintahkan untuk dia beri- adalah termasuk salah seorang yang bersedekah

554 - Hadits riwayat Aisyah ra. ia berkata: Rasulullah saw. bersabda: Apabila seorang wanita berinfaq dari makanan rumahnya tanpa merusak, maka dia mendapat pahala dari apa yang telah dia infaqkan dan suaminya mendapatkan pahala dengan apa yang telah diusahakan (sehingga memperoleh makanan itu), begitu pula bendahara. Sebagian dari mereka tidak mengurangi sedikitpun pahala sebagian yang lain

555 - Hadits riwayat Abu Hurairah ra. ia berkata: Rasulullah saw. bersabda: Wanita yang suaminya ada, tidak boleh berpuasa kecuali dengan seizin suaminya itu. Juga tidak boleh mengizinkan orang lain masuk rumah suaminya, sedangkan si suami ada, kecuali dengan seizin suaminya. Dan apapun yang dia infaqkan dari hasil kerja suaminya tanpa perintah suaminya itu, maka separoh pahalanya adalah milik sang suami

556 - Hadits riwayat Abu Hurairah ra. bahwa: Rasulullah saw. pernah bersabda: Barangsiapa berinfaq dengan sepasang (kuda, unta dan sebagainya) untuk berjuang di jalan Allah, maka dia dipanggil di surga: Wahai hamba Allah! Pintu ini adalah lebih baik. Barangsiapa termasuk ahli shalat, maka dia dipanggil dari pintu shalat. Barangsiapa termasuk ahli jihad, maka dia dipanggil dari pintu jihad. Barangsiapa termasuk ahli sedekah, maka dia dipanggil dari pintu Sedekah. Dan barangsiapa termasuk ahli puasa, maka dia dipanggil dari pintu Rayyan. Abu Bakar Ash Shiddiq bertanya: Wahai Rasulallah, apakah setiap orang pasti dipanggil dari pintu-pintu tersebut. Apakah mungkin seseorang dipanggil dari pintu itu seluruhnya? Rasulullah saw. bersabda: Ya! Dan aku berharap engkau termasuk di antara mereka (yang dipanggil dari semua pintu itu)

557 - Hadits riwayat Asma' binti Abu Bakar ra. ia berkata: Rasulullah saw. pernah bersabda kepadaku: Berinfaqlah (atau: memberilah) dan tidak usah menghitung-hitung, karena Allah akan memperhitungkannya untukmu

558 - Hadits riwayat Abu Hurairah ra. bahwa: Rasulullah saw. pernah bersabda: Wahai para wanita muslimah janganlah sekali-kali seseorang meremehkan pemberian tetangganya, meskipun hanya berupa teracak (kuku) kambing

559 - Hadits riwayat Abu Hurairah ra. Dari Nabi saw. beliau bersabda: Ada tujuh gologan manusia yang bakal dinaungi oleh Allah di bawah naungan-Nya, pada hari yang tidak ada naungan kecuali naungan-Nya, yaitu: Pemimpin yang adil, pemuda yang tumbuh dengan ibadah kepada Allah (selalu beribadah), seseorang yang hatinya senantiasa bergantung pada masjid-masjid (sangat mencintianya dan selalu melakukan shalat jama'ah di dalamnya), dua orang yang saling mengasihi di jalan Allah (keduanya berkumpul dan berpisah karena Allah), seorang laki-laki yang diundang oleh seorang perempuan yang punya kedudukan dan cantik, tapi dia mengatakan: Aku takut kepada Allah!, seseorang yang memberikan sedekah, kemudian merahasiakannya sehingga seakan-akan tangan kanannya tidak tahu apa yang diberikan oleh tangan kirinya (atau kebalikannya), dan sesorang yang berzikir (mengingat) Allah dalam kesunyian, lalu menetes air mata dari kedua matanya

560 - Hadits riwayat Abu Hurairah ra. ia berkata: Seorang lelaki datang kepada Rasulullah saw. lalu berkata: Wahai Rasulallah, sedekah manakah yang paling agung? Rasulullah saw. bersabda: Engkau bersedekah ketika engkau masih dalam keadaan sehat lagi loba (masih sangat membutukan), engkau khawatir fakir dan sangat ingin menjadi kaya. Jangan engkau tunda-tunda hingga nyawa sudah sampai di kerongkongan, baru engkau berpesan: Berikan kepada si Fulan sekian dan untuk si Fulan sekian. Ingatlah! Memang pemberian itu hak si Fulan

561 - Hadits riwayat Abdullah bin Umar ra. bahwa: Rasulullah saw. ketika sedang Berada di atas mimbar, beliau menuturkan tentang sedekah dan menjaga diri dari meminta. Beliau bersabda: Tangan yang di atas itu lebih baik daripada tangan yang di bawah. Tangan yang di atas adalah yang memberi, sedangkan yang di bawah adalah yang meminta

562 - Hadits riwayat Hakim bin Hizam ra. bahwa: Rasulullah saw. bersabda: Sedekah yang paling utama atau sedekah yang paling baik ialah dari harta yang cukup. Tangan yang di atas itu lebih baik daripada tangan yang di bawah. Dan mulailah dengan orang yang engkau tanggung

563 - Hadits riwayat Muawiyah ra. ia berkata: Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda: Barangsiapa dikehendaki oleh Allah menjadi baik, maka Allah akan memandaikannya dalam masalah agama

564 - Hadits riwayat Abu Hurairah ra. bahwa: Rasulullah saw. bersabda: Orang miskin itu bukanlah orang yang berkeliling meminta-minta kepada manusia, lalu dia dikembalikan dengan sesuap dua suap dan sebuah dua buah kurma. Para shahabat bertanya: Kalau begitu, siapakah orang miskin itu, wahai Rasulullah? Rasulullah saw. bersabda: Orang yang tidak menemukan harta yang mencukupinya tapi orang-orang tidak tahu (karena kesabarannya, dia menyembunyikan keadaannya dan tidak meminta-minta kepada orang lain), lalu diberi sedekah tanpa meminta sesuatupun kepada orang lain

565 - Hadits riwayat Hamzah bin Abdillah bin Umar ra. bahwa: Nabi saw. bersabda: Tak henti-hentinya sifat meminta-minta ada pada diri seseorang di antara kalian hingga dia bertemu dengan Allah, sedangkan di wajahnya tak ada sepotong dagingpun

566 - Hadits riwayat Abu Hurairah ra. ia berkata: Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda: Sungguh, jika sekiranya salah seorang di antara kalian berangkat pagi untuk mencari kayu yang dia panggul di atas punggungnya, lalu dia bersedekah dengannya dan tidak membutuhkan pemberian orang lain, maka itu adalah lebih baik ketimbang dia meminta kepada orang lain, baik orang lain itu memberinya maupun tidak. Karena, tangan yang di atas itu lebih utama daripada tangan yang di bawah. Dan mulailah dengan orang yang engkau tanggung

567 - Hadits riwayat Umar bin Khathab ra. ia berkata: Pernah Rasulullah saw. memberiku suatu pemberian, lalu aku berkata: Berikanlah kepada orang yang lebih membutuhkannya daripadaku. Pada lain kali beliau memberiku uang, akupun berkata: Berikanlah kepada orang yang lebih membutukannya daripadaku. Maka bersabdalah Rasulullah saw.: Ambillah! Apapun harta yang datang kepadamu, sedangkan engkau tidak tamak dan tidak meminta, maka ambillah. Dan apa yang bukan demikian, maka janganlah engkau jadikan nafsumu mengikutinya

568 - Hadits riwayat Abu Hurairah ra. ia berkata: Nabi saw. bersabda: Hati orang tua menjadi muda karena mencintai dua hal: Suka dengan kehidupan dan harta

569 - Hadits riwayat Anas bin Malik ra. ia berkata: Rasulullah saw. bersada: Anak cucu Adam menjadi semakin tua, tetapi pada dua hal darinya ia menjadi muda, yaitu, loba terhadap harta dan loba terhadap umur

570 - Hadits riwayat Anas bin Malik ra. ia berkata: Rasulullah saw. bersabda: Andaikata anak Cucu Adam mempunyai dua lembah harta, tentu dia masih menginginkan yang ketiga. Padahal, yang memenuhi perut anak cucu Adam hanyalah tanah (kuburnya). Dan Allah menerima taubat orang yang mau bertaubat

571 - Hadits riwayat Ibnu Abbas ra. ia berkata: Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda: Andai kata anak cucu Adam mempunyai harta sepenuh lembah, tentu dia masih ingin memiliki yang semisalnya. Padahal, yang memenuhi diri anak cucu Adam itu hanyalah tanah. Dan Allah selalu menerima taubat orang-orang yang mau bertaubat

572 - Hadits riwayat Abu Hurairah ra. ia berkata: Rasulullah saw. bersabda: Kaya itu bukanlah lantaran banyak harta. Tetapi, kaya itu adalah kaya hati

573 - Hadits riwayat Abu Sa`id Al Khudhri ra. ia berkata: Rasulullah saw. berdiri berkhutbah kepada kaum muslimin. Beliau bersabda: Tidak, demi Allah! Aku tidak khawatir atas kalian, wahai manusia, kecuali terhadap keindahan dunia yang dikeluarkan oleh Allah bagi kalian. Seseorang bertanya: Wahai Rasulullah! Apakah kebaikan itu bisa mendatangkan keburukan? Rasulullah, saw. diam sejenak, kemudian beliau bersabda: Apa tadi yang engkau tanyakan? Aku mengulangi pertanyaan: Wahai Rasululllah, apakah kebaikan itu dapat mendatangkan keburukan? Rasulullah saw. menjawab: Kebaikan (yang hakiki) itu hanya akan mendatangkan kebaikan. Apakah bisa dikatakan kebaikan, apa yang engkau dapat dari keindahan dunia itu? Segala apa yang tumbuh pada musim semi itu bisa membunuh karena kekenyangan atau nyaris membunuh, kecuali ternak yang makan daun-daunan. Ternak itu makan, sampai ketika kedua lambungnya telah penuh, dia menghadap ke arah matahari untuk membuang kotoran encer atau kencing, kemudian memamah dan kembali makan. Barangsiapa mengambil harta sesuai dengan haknya, maka dia diberkati dalam harta itu. Dan barang siapa mengambil harta tidak menurut haknya, maka dia seperti orang yang makan tapi tidak pernah kenyang

574 - Hadits riwayat Abu Sa`id Al Khudhri ra. bahwa: Orang-orang dari golongan Anshar meminta kepada Rasulullah saw. Beliaupun memberi mereka. Kemudian mereka meminta lagi. Beliaupun memberi mereka, sampai ketika telah habis apa yang ada pada beliau, beliau bersabda: Apapun kebaikan yang ada padaku, maka aku tidak akan menyembunyikannya dari kalian. Barangsiapa menjaga kehormatan diri, maka Allah akan menjaga kehormatan dirinya. Barangsiapa merasa cukup, maka Allah mencukupinya. Barangsiapa bersabar, maka Allah akan membuatnya sabar. Seseorang tidak diberi suatu pemberian yang lebih baik dan lebih luas dari pada sabar

575 - Hadits riwayat Abu Hurairah ra. ia berkata: Rasulullah saw. berdo`a: Ya Allah jadikan rizki keluarga Muhammad sebagai kekuatan

576 - Hadits riwayat Anas bin Malik ra. ia berkata: Aku pernah berjalan bersama Rasulullah saw. Beliau memakai selendang Najran yang kasar pinggirnya. Tiba-tiba seorang desa berpapasan dengan beliau, lalu menarik selendang beliau dengan kuat. Ketika aku memandang ke sisi leher Rasulullah saw. ternyata pinggiran selendang telah membekas di sana, karena kuatnya tarikan. Orang itu kemudian berkata: Hai Muhammad, berilah aku sebagian dari harta Allah yang ada padamu. Rasulullah saw. berpaling kepadanya, lalu tertawa dan memberikan suatu pemberian kepadanya

577 - Hadits riwayat Al Miswar bin Makhramah ra. ia berkata: Rasulullah saw. membagi-bagikan pakaian luar, tetapi tidak memberikan sesuatupun kepada Makhramah. Lalu Makhramah berkata kepadaku (Al Miswar): Wahai anakku, marilah berangkat bersamaku menemui Rasulullah saw. Akupun berangkat bersamanya. Ia berkata: Masuklah dan panggilkan beliau untukku. Aku memanggilkan Rasulullah saw. Ketika beliau keluar, beliau membawa selembar pakaian, seraya bersabda: Aku memang menyimpan ini untukmu. Aku memandang kepada beliau maka beliau bersabda: Mudah-mudahan Makhramah senang

578 - Hadits riwayat Anas bin Malik ra. bahwa: Pada waktu perang Hunain ketika Allah menganugerahkan jarahan kepada Rasulullah saw. yang berasal dari harta kabilah Hawazin, Rasulullah saw. memberi orang-orang dari Quraisy seratus ekor unta. Melihat hal itu, orang-orang Anshar mengucap: Semoga Allah mengampuni Rasulullah! Beliau memberi orang-orang Quraisy dan meninggalkan kami (tidak memberi kami), sedangkan pedang-pedang kami masih meneteskan darah mereka. Kata Anas bin Malik ra.: Rasulullah saw. diberitahu tentang ucapan orang-orang Anshar itu. Lalu beliau memanggil orang-orang Anshar. Beliau kumpulkan mereka dalam sebuah kemah dari kulit. Setelah mereka semua berkumpul, Rasulullah saw. datang, kemudian bertanya: Apakah pembicaraan yang sampai kepadaku yang berasal dari kalian? Orang yang pintar di antara orang-orang Anshar itu menjawab: Orang-orang yang berakal di antara kami wahai Rasulullah, tidak mengatakan apa-apa. Sedangkan orang-orang yang masih muda di antara kami, mengatakan: Semoga Allah mengampuni Rasul-Nya! Beliau memberi orang Quraisy dan meninggalkan kami, sedangkan pedang-pedang kami masih meneteskan darah mereka. Rasulullah saw. bersabda: Sungguh, aku memberi orang-orang yang baru saja meninggalkan kekafiran, adalah untuk membujuk hati mereka (agar tetap memeluk Islam). Tidakkah kalian ridha jika orang-orang pergi membawa harta, sedangkan kalian sediri kembali ke tempat kalian bersama Utusan Allah? Demi Allah, apa yang kalian bawa pulang pasti lebih baik dari apa yang mereka bawa (harta). Orang-orang Anshar berkata: Benar, wahai Rasulullah! Kami ridha. Rasulullah saw. bersabda: Sungguh, kalian akan menemui keadaan yang kalian tidak sukai. Karena itu, bersabarlah kalian hingga kalian bertemu Allah dan Rasul-Nya. Sungguh, aku akan berada di telaga (menunggu kalian, pada hari kiamat)

579 - Hadits riwayat Abdullah bin Zaid ra. bahwa: Rasulullah saw. membagikan harta rampasan perang ketika memenangkan perang Hunain. Beliau memberi orang-orang yang hendak dibujuk hatinya (orang yang baru masuk Islam, agar tetap dalam keislamannya). Lalu beliau mendengar bahwa orang-orang Anshar ingin pula mendapatkan seperti apa yang diperoleh orang-orang lain. Maka berdirilah Rasulullah saw. menyampaikan khutbah kepada mereka. Setelah memuji dan menyanjung Allah, beliau bersabda: Hai orang-orang Anshar! Tidakkah aku temukan kalian dalam keadaan sehat, lalu Allah menunjukkan kalian dengan perantaraan aku? Tidakkah aku temukan kalian dalam keadaan miskin, lalu Allah membuat kalian kaya dengan perantaraan aku? Tidakkah aku temukan kalian dalam keadaan terpecah-belah, lalu Allah mempersatukan kalian dengan perantaraan aku? orang-orang Anshar menjawab: Allah dan Rasul-Nya lebih berhak mengungkit-ungkit. Rasulullah saw. bersabda: Mengapa kalian tidak menjawabku? Mereka berkata: Allah dan Rasul-Nya lebin berhak mengungkit-ungkit pemberian. Rasulullah saw. bersabda: Kalian boleh saja menghendaki berkata begini dan begini, sedangkan persoalan sebenarnya adalah begini dan begini. (Beliau menyebutkan beberapa hal. Amru, perawi hadits mengira dia tidak bisa menghafalnya). Selanjutnya Rasulullah saw. bersabda: Tidakkah kalian ridha jika orang lain pergi dengan membawa kambing-kambing dan unta, sedangkan kalian pergi dengan membawa Rasulullah ke tempat kalian? Orang-orang Anshar itu bagaikan pakaian dalam dan orang lain seperti pakaian luar (Artinya, orang Ansharlah yang paling dekat di hati Nabi saw.) Andaikata tidak ada hijrah, tentu aku adalah salah seorang di antara gologan Anshar. Andaikata orang-orang melalui lembah dan celah, tentu aku melalui lembah dan celah orang-orang Anshar. Kalian pasti akan menemukan keadaan yang tidak disukai sepeninggalku. Karena itu, bersabarlah kalian hingga kalian bertemu denganku di atas telaga (pada hari kiamat)

580 - Hadits riwayat Abdullah bin Mas`ud ra. ia berkata: Pada waktu perang Hunain, Rasulullah saw. memgutamakan beberapa orang dalam pembagian. Beliau memberi Al Aqra' bin Yabis seratus ekor unta. Begitu pula kepada Uyainah dan beberapa orang bangsawan Arab. Ketika itu Rasulullah saw. mengutamakan mereka dalam pembagian. Lalu seseorang berkata: Demi Allah! Sungguh, ini adalah pembagian yang sama sekali tidak adil dan tidak dikehendaki Allah. Aku (Abdullah) berkata: Demi Allah! Aku pasti menyampaikannya kepada Rasulullah saw. Akupun datang kepada Rasulullah saw. dan memberitahu beliau tentang ucapan orang tersebut. Mendengar itu, wajah beliau berubah kemerah-merahan, kemudian bersabda: Siapa lagi yang dapat berbuat adil, jika Allah dan Rasul-Nya tidak berbuat adil? Kemudian beliau melanjutkan: Semoga Allah memberikan rahmat kepada Nabi Musa. Dia telah disakiti hatinya (oleh kaumnya) lebih banyak dari ini, tetapi dia tetap sabar. Aku berkata: Sesudah ini aku tidak melaporkan pembicaraan apapun kepada beliau

581 - Hadits riwayat Jabir bin Abdullah ra. ia berkata: Seseorang datang kepada Rasulullah saw. di Ji'ranah sepulang dari perang Hunain. Pada pakaian Bilal terdapat perak. Dan Rasulullah saw. mengambil dari sana untuk diberikan kepada orang-orang. Orang yang datang itu berkata: Hai Muhammad! Berbuatlah adil! Rasulullah saw. bersabda: Celaka kamu! Siapa lagi yang bertindak adil, bila aku tidak adil? Aku pasti akan rugi, jika aku tidak adil. Umar bin Khathab ra. berkata: Biarkan aku membunuh orang munafik ini, wahai Rasulullah. Rasulullah saw. bersabda: Aku berlindung kepada Allah dari pembicaraan orang bahwa aku membunuh shahabatku sendiri. Sesungguhnya orang ini dan teman-temannya memang membaca Al Qur'an, tetapi tidak melampaui tenggorokan mereka (tidak bisa mengambil manfaat dari apa yang mereka baca. Mereka hanya sekedar membaca). Mereka keluar dari Al Qur'an, sebagaimana anak panah keluar dari binatang buruan

582 - Hadits riwayat Abu Sa`id Al Khudhri ra. ia berkata: Ali ra. yang sedang berada di Yaman, mengirimkan emas yang masih dalam bijihnya kepada Rasulullah saw, kemudian Rasullah saw. membagikannya kepada beberapa orang, Aqra' bin Habis Al Handhali, Uyainah bin Badr Al Fazari, Alqamah bin Ulatsah Al Amiri, seorang dari Bani Kilab, Zaid Al Khair Ath Thaiy, lalu seorang dari Bani Nabhan. Orang-orang Quraisy marah dan berkata: Apakah engkau memberi para pemimpin Najd, tapi meninggalkan (tidak memberi) kami? Rasulullah saw. bersabda: Aku lakukan itu hanyalah untuk membujuk hati mereka. Kemudian datang seorang lelaki yang lebat jenggotnya, yang menonjol rahangnya, cekung kedua matanya, menonjol (nonong) dahinya dan botak kepalanya. Ia berkata: Takutlah kepada Allah, hai Muhammad! Rasulullah saw. bersabda: Siapa lagi yang taat kepada Allah jika aku mendurhakai-Nya? Apakah Dia mempercayaiku atas penduduk bumi, sedangkan engkau tidak mempercaiku? Lalu laki-laki itu pergi. Seseorang di antara khalayak meminta izin untuk membunuh laki-laki itu (diketahui bahwa orang tersebut adalah Khalid bin Walid), tetapi Rasulullah saw. bersabda: Sesungguhnya di antara bangsaku ini, ada orang-orang yang membaca Al Qur'an tapi tidak melampaui tenggorokan mereka. Mereka bisa saja membunuh orang Islam dan membiarkan penyembah berhala. Mereka keluar dari Islam sebagaimana anak panah keluar dari binatang buruan. Sungguh, jika sekiranya aku menemukan mereka, pasti aku bunuh mereka seperti terbunuhnya kaum `Aad (membasmi seakar-akarnya)

583 - Hadits riwayat Ali ra. ia berkata: Aku pernah mendengar Rasulullah saw. bersabda: Di akhir zaman akan muncul kaum yang muda usia dan lemah akal. Mereka berbicara dengan pembicaraan yang seolah-olah berasal dari manusia yang terbaik. Mereka membaca Al Qur'an yang tidak melampaui tenggorokan mereka. Mereka keluar dari agama, sebagaimana anak-panah menembus binatang buruan. Apabila kalian bertemu dengan mereka, maka bunuhlah mereka. karena, membunuh mereka berpahala di sisi Allah pada hari kari kiamat

584 - Hadits riwayat Sahal bin Hunaif ra.: Dari Yusair bin Amr ra. ia berkata: Saya berkata kepada Sahal: Apakah engkau pernah mendengar Nabi saw. menyebut-nyebut Khawarij? Sahal menjawab: Aku mendengarnya (beliau menunjuk dengan tangannya ke arah timur): Suatu golongan yang membaca Al Qur'an dengan lisan mereka, tapi tidak melampaui tenggorokan mereka. Mereka keluar dari agama sebagaimana anak panah menembus binatang buruan

585 - Hadits riwayat Abu Hurairah ra. ia berkata: Suatu ketika Hasan bin Ali ra. mengambil sebuah korma dari kurma sedekah, lalu hendak memasukkannya ke dalam mulutnya, kemudian Rasulullah saw. bersabda: Hei, hei, buang itu! Tidakkah engkau tahu bahwa kita tidak boleh makan sedekah?

586 - Hadits riwayat Abu Hurairah ra. Dari Rasulullah saw. bahwa beliau bersabda: (Pada suatu hari) Aku kembali kepada keluargaku, lalu aku menemukan sebuah kurma yang jatuh di atas pembaringanku. Kemudian aku mengambilnya untuk aku makan, tetapi aku khawatir korma itu korma sedekah, maka akupun membuangnya

587 - Hadits riwayat Anas bin Malik ra. bahwa: Nabi saw. menemukan sebuah kurma, lalu beliau bersabda: Andaikata kurma itu bukan dari sedekah, tentu aku memakannya

588 - Hadits riwayat Anas bin Malik ra. ia berkata: Barirah menghadiahkan daging kepada Rasulullah saw. Daging tersebut adalah sedekah untuknya (Barirah). Rasulullah saw. bersabda: Daging itu baginya adalah sedekah, sedangkan bagi kami adalah hadiah

589 - Hadits riwayat Aisyah ra. bahwa: Nabi saw. diberi daging sapi dan dikatakan: Ini adalah daging yang disedekahkan kepada Barirah. Rasulullah saw. bersabda: Baginya, itu adalah sedekah dan bagi kami adalah hadiah

590 - Hadits riwayat Ummi Athiyah ra. ia berkata: Rasulullah saw. mengirimkan kambing dari sedekah kepadaku. Lalu aku mengirimkan sebagiannya kepada Aisyah ra. Ketika Rasululllah saw. datang kepada Aisyah ra. beliau bertanya: Apakah kalian mempunyai sesuatu? Aisyah ra. menjawab: Tidak, kecuali bahwa Nusaibah (Ummi Athiyyah) mengirim kita sebagian kambing yang engkau kirimkan kepadanya. Rasulullah saw. bersabda: Kambing itu telah mencapai kehalalannya (hukum sedekah hilang darinya dan menjadi halal bagi kita)

591 - Hadits riwayat Abu Hurairah ra. bahwa: Nabi saw. biasanya bila dibawakan makanan, selalu menanyakannya terlebih dulu. Jika dikatakan, hadiah, maka beliau memakannya. Dan kalau dikatakan, sedekah, maka beliau tidak mau memakannya

592 - Hadits riwayat Abdullah bin Abi Aufa ra. ia berkata: Rasulullah saw. bila didatangi oleh orang-orang yang membawa sedekah mereka, beliau berdo`a: ALLAAHUMMA SHALLI 'ALAIHIM (Ya Allah, rahmatilah mereka). Ketika ayahku, Abu Aufa datang membawa sedekahnya, beliau berdo`a: ALLAAHUMMA SHALLI' ALAA AALI ABI AUFA (Ya Allah, rahmatilah keluarga Abu Aufa)

593 - Hadits riwayat Abu Hurairah ra. bahwa: Rasulullah saw. bersabda: Apabila tiba (bulan) Ramadhan, maka dibukalah pintu-pintu surga, ditutuplah pintu neraka, dan setan-setan dibelenggu

594 - Hadits riwayat Ibnu Umar ra. Dari Nabi saw. bahwa beliau menyebut-nyebut tentang bulan Ramadhan sambil mengangkat kedua tangannya dan bersabda: Janganlah kamu berpuasa sebelum kamu melihat awal bulan Ramadhan dan janganlah kamu berbuka sebelum kamu melihat awal bulan Syawwal. Apabila kamu tertutup oleh awan, maka hendaklah kamu menghitungnya

595 - Hadits riwayat Abu Hurairah ra. ia berkata: Rasulallah saw. bersabda: Apabila kamu melihat awal bulan Ramadhan, maka hendaklah kamu berpuasa. Apabila kamu melihat awal bulan Syawwal, maka hendaklah kamu berbuka. Dan apabila kamu tertutup oleh awan, maka hendaklah kamu berpuasa selama tiga puluh hari penuh

596 - Hadits riwayat Abu Hurairah ra. ia berkata: Rasulallah saw. bersabda: Janganlah kamu berpuasa satu atau dua hari sebelum Ramadhan, kecuali bagi orang-orang yang memang biasa berpuasa. Maka baginya diperbolehkan

597 - Hadits riwayat Ummi Salamah ra. ia berkata: Rasulullah saw. pernah bersumpah tidak akan menemui sebagian isteri-isterinya selama sebulan. Namun baru dua puluh sembilan hari berlalu, beliau sudah menemui mereka. Kemudian beliau ditanya, Wahai Nabi! Engkau sudah bersumpah tidak akan menemui kami selama satu bulan. Mendengar itu Nabi saw. bersabda: Sesungguhnya sebulan itu ada dua puluh sembilan hari

598 - Hadits riwayat Abu Bakrah ra. Dari Nabi saw. beliau bersabda: Dua bulan dimana terdapat hari raya, tidak mungkin (jumlahnya) berkurang

599 - Hadits riwayat `Adiy bin Hatim ra. ia berkata: Ketika turun ayat: (Sehingga nyata bagimu benang yang putih dari benang yang hitam, yaitu fajar), maka `Adiy bin Hatim berkata kepada Rasulallah saw: Wahai Rasulullah! Sesungguhnya saya meletakkan benang berwarna putih dan benang berwarna hitam sekaligus di bawah bantalku, sehingga aku bisa mengenali antara waktu malam dan waktu siang hari. Rasulullah saw. bersabda: Sesungguhnya bantalmu itu sangat lebar. Sesungguhnya yang dimaksud benang putih dan benang hitam itu ialah waktu menjelang pagi hari dan waktu menjelang sore hari (gelapnya malam)

600 - Hadits riwayat Sahal bin Sa'ad ra. ia berkata: Ketika turun ayat: (Makan dan minumlah hingga nyata bagimu benang yang putih dari benang yang hitam). Beliau berkata: Seorang lelaki mengambil seutas benang yang berwarna putih dan seutas lagi benang berwarna hitam. Dia lalu makan sampai kedua benang tersebut kelihatan jelas olehnya, sehingga akhirnya Allah lantas menurunkan ayat kelanjutannya yaitu fajar. Maka dengan demikian persoalannya menjadi jelas bagi lelaki tadi


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar